SBY Juga Minati Konvensi PBR

SBY Juga Minati Konvensi PBR

 

Jumat, 05 September 2008

 

IndoPos, JAKARTA Konvensi calon presiden Partai Bintang Reformasi (PBR) baru di-launching 15 September nanti. Namun sudah banyak tokoh yang berminat dalam seleksi calon presiden gaya Amerika Serikat ini. Salah satunya adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 

Ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi mengatakan SBY sudah mengirim utusan untuk menyatakan soal konvensi capres di PBR. ” Kemarin orangnya SBY sudah tanya-tanya. Saya rasa SBY berminat,” kata Bursah Zarnubi saat membuka acara bersih masjid di Masjid Al-Choir, Duren sawit, Jakarta Timur kemarin.

 

Menurut Bursah, wajar kalau SBY berminat ikut dalam konvensi capres ala PBR. Sebab, PBR berpeluang mendapatkan 7 persen suara dalam Pemilu 2009. Sementara Partai Demokrat juga butuh dukungan partai lain untuk mengusung calon presiden.

 

Selain SBY, beberapa tokoh lain juga sudah menyatakan tertarik ikut konvensi di PBR. Diantaranya Akbar Tandjung, Agung Laksono, Soetrisno Bachir, Rizal Ramli, dan Rizal Mallarangeng.

Konvensi capres PBR ini berbeda dengan konvensi yang dilakukan Partai Golkar pada 2004 lalu.

”Kader PBR tidak boleh ikut, termasuk ketua umumnya. Kalau saya ikut pasti tidak fair,” katanya.

 

Selain itu. Konvensi PBR memiliki 2 jalur penilaian, yaitu penilaian dari delegasi struktural  partai dan delegasi super. Delegasi struktural adalah DPP, DPW, DPC dan PAC. Mereka yang termasuk delegasi super adalah para kepala daerah yang ikut didukung PBR DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dari PBR. Para rektor dari perguruan tinggi juga akan dimasukan dalam delegasi super ini. Semuanya ada 12 ribu delegasi.

 

Konvensi akan dilakukan keliling di setiap provinsi. Jika seorang calon sudah mengantongi 6.001 suara, konvensi dinyatakan selesai. Calon tersebut dinyatakan sebagai pemenang.

 

Belum sempat konvensi digelar, Ketua DPR Agung Laksono kemarin mengeluarkan bantahan bahwa dirinya tertarik ikut konvensi PBR. Agung menilai pernyataan Bursah itu hanya bertujuan untuk menarik dirinya ikut konvensi. ” Itu kan maunya Pak Bursah saja. Nggak ada itu,” kata Agung.

Menurut Agung dirinya sama sekali tidak tertarik ikut berlaga dalam Pilpres 2009. ” Dia sendiri aja itu. Terimakasih sanjunganya. Saya pastikan kalau di Golkar saja saya tidak, apalagi di luar, tandas Agung.

 

Bagaimana sebenarnya respon SBY terkait konvensi capres di PBR? Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng tidak membantah secara tegas. Hanya saja Andi menegaskan presiden masih konsentrasi untuk menyelesaikan tugasnya hingga akhir perode.

 

Saat ini, lanjut Andi, presiden ingin fokus menjalankan tugas-tugas negara. Sisa satu tahun pemerintahan akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan program-program pemerintah utamanya menyangkut pengentasan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan.

 

Menurut Andi, dukungan kepada SBY sebagai capres sudah jelas. Meski demikian tidak menutup kemungkinan melakukan koalisi dengan siapapun.

” Tapi presiden baru memutuskan maju atau tidak setelah pemilu legislatif,” kata ketua Departemen SDM DPP Partai Demokrat itu.(tom/pri/dil) (Indo Pos 5/9/2008)

Berita 18 Sep 2008
Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan

Home   |   Tentang PBR   |   Agenda   |   Kegiatan   |   Publikasi   |   Kontak Kami

Copyright  2008 www.PBR.or.id. WSM All rights reserved.