Caleg 14 Partai Politik Kampanye Properubahan
Sunday, 15 March 2009
JAKARTA (SINDO) Para calon anggota legislatif (caleg) dari 14 partai politik (parpol) akan berkampanye dengan tema sentral masalah perubahan pada masa kampanye 20 hari menjelang pemilu legislatif.

Caleg 14 parpol yang tergabung dalam Blok Perubahan tersebut ikut menandatangani kontrak politik di Tugu Proklamasi,Jakarta,kemarin.Acara bertajuk ”Tahun 2009 adalah Tahun Perubahan, Tahun Kemenangan Suara Rakyat” tersebut dipimpin Koordinator Blok Perubahan Rizal Ramli.

Kontrak politik tersebut memuat tiga komitmen.Pertama memperjuangkan 5-P (pangan, pekerjaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan perumahan). Kedua, memperjuangkan kemerdekaan 80% rakyat Indonesia yang masih hidup dalam kemiskinan sehingga memperoleh penghidupan yang makmur dan sejahtera.

Ketiga, menjadikan Indonesia negara yang dihormati dan disegani oleh dunia internasional dengan kemandirian ekonomi politik serta menolak intervensi asing dan kekuatan neoliberalisme. Para caleg tersebut berkomitmen merealisasikan kontrak politik yang telah ditandatangani jika terpilih sebagai anggota DPR.

Jika ingkar janji,mereka siap mundur dari DPR. Caleg yang ikut menandatangani kontrak politik tersebut berasal dari PPRN, PPPI, PBR, PDS, PDK, PMB, PKNU, PSI, PPI,PBB,Partai Merdeka,PNBK,Partai Buruh, Partai Kedaulatan,Partai Hanura,dan Partai Pelopor. Menurut Rizal Ramli yang juga mantan menteri perekonomian ini, dengan semangat perubahan, bangsa Indonesia dihormati dunia internasional.

Dia menegaskan, perubahan harus membawa kesejahteraan bagi rakyat. ”Kalau elite tidak perlu perubahan karena mereka sudah kaya.Yang kita butuhkan adalah perubahan di tingkat masyarakat agar merasakan kesejahteraan. Kita hentikan pemiskinan, pembodohan,dan praktik korupsi,”tandas Rizal.

Pihaknya berharap penandatanganan kontrak politik juga dilakukan oleh anggota Blok Perubahan di tingkat provinsi sehingga nantinya masyarakat bisa membedakan parpol mana saja yang properubahan dan prostatus quo. Dalam kesempatan itu, Rizal juga menyoroti maraknya iklan politik dari penguasa dan parpol besar.

”Dari mana uang untuk membayar iklan politik yang besar-besar itu? Kita harus mempertanyakan ini karena terlihat tidak wajar,”ujarnya. Sementara itu, caleg PNBK Bob Andi Rawe mengaku prihatin atas proses Reformasi yang tak sesuai harapan. Menurut dia, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak serius menuntaskan agenda Reformasi.

”Karena itu tidak ada kata lain, kita harus bergerak melakukan perubahan,”tandasnya. Sekjen Prodem Andrianto menyatakan, proses Reformasi tidak memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. ”Ada yang salah dalam negara ini,mungkin Reformasi yang kita ciptakan pada 1998 telah terbaca oleh orang-orang lama,”ujarnya. (ahmad baidowi) (seputar-indonesia.com)
Berita 16 Mar 2009
Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan........Rumah Masa Depan Umat Islam & Semua Golongan

Home   |   Tentang PBR   |   Agenda   |   Kegiatan   |   Publikasi   |   Kontak Kami

Copyright  2008 www.PBR.or.id. WSM All rights reserved.